Kaidah tata bahasa normatif selalu digunakan secara eksplisit dan konsisten. Misalnya, dengan jalan:
1. Pemakaian awalan me- dan awalan ber- secara eksplisit dan konsisten, misalnya:
Bahasa Baku:
Gubernur meninjau daerah kebakaran.
Pintu pelintasan kereta itu bekerja secara otomatis.
Anaknya bersekolah di Bandung.
Bahasa Tidak Baku:
Gubernur tinjau daerah kebakaran.
Pintu pelintasan kereta itu kerja secara otomatis.
Anaknya sekolah di Bandung.
1. Pemakaian awalan me- dan awalan ber- secara eksplisit dan konsisten, misalnya:
Bahasa Baku:
Gubernur meninjau daerah kebakaran.
Pintu pelintasan kereta itu bekerja secara otomatis.
Anaknya bersekolah di Bandung.
Bahasa Tidak Baku:
Gubernur tinjau daerah kebakaran.
Pintu pelintasan kereta itu kerja secara otomatis.
Anaknya sekolah di Bandung.